2.06.2010

Pengalaman Pemakalah di Seminar Nasional

2.06.2010
Akhirnya.... tanggal 6 Februari yang ditunggu-tunggu tiba juga. Rasa takut ataupun grogi itu pasti ada. Meskipun saya sudah mempunyai pengalaman mengajar berkali-kali, ttetapi hal itu tidak cukup untuk menghilangkan rasa grogi saya untuk berbicara di depan umum. Apalagi saat saya harus berbicara di depan orang-orang yang lebih mengerti atau saya anggap lebih professional.

Begitu pula dengan hari ini. Karena salah satu syarat kelulusan di S2 saya adalah pernah menjadi pemakalah di seminar nasional, maka mau tidak mau saya harus mencoba menjadi pemakalah dan itu artinya harus mempresentasikan di depan umum.
Kesempatan pertama yang saya dapat ini sebenarnya membuat saya benar-benar takut karena saya sendiri belum yakin dengan tesis yang saya buat. Jujur saja, saya takut kalau-kalau tesis yang saya buat ini ternyata dinilai terlalu gampang. Tentu saja penilaian gampang atau tidak itu tergantung dari penguji. Tapi hal ini riskan sekali, kalau penguji mengatakan terlalu gampang atau analisis yang saya lakukan salah... itu berarti saya tidak lulus dan harus mengulang lagi semester depan.
Pada seminar nasional ini memang tidak akan ada yang menilai penelitian saya itu terlalu gampang atau tidak, tetapi tentu saja menjadi minder kalau ternyata penelitian saya tidak berbobot. Apalagi seminar ini bersifat nasional.

Pada seminar ini, saya mendapat kesempatan ke-4 untuk maju. Awalnya saya bersyukur setelah melihat jadwal yang telah ditentukan. Hal ini dikarenakan :
1. Yang menjadi moderator bukan penguji say
2. Saya bukan pemakalah yang maju diurutan pertama. Jadi setidaknya saya bisa melihat contohnya.
Tapi ternyata tidak semuanya menjadi kenyataan.
1. Karena moderator yang seharusnya berhalangan, maka penguji saya menggantikan beliau untuk menjadi moderator. (Hal ini berarti dosen tersebut akan mendengarkan presentasi saya sebanyak 2x untuk hal yang sama... Tentu saja dosen ini pasti sudah mengerti tesis saya sebelum saya maju)
2. Ternyata pemakalah ke-2 berhalangan, sehingga saya menjadi pemakalah ke-3.

Dan hasil dari seminar ini cukup membuat saya lega, karena semuanya berjalan dengan lancar... pertanyaan pun ada, tetapi tidak seseram yang saya bayangkan. Dan yang paling membuat saya bangga adalah saya sudah pernah merasakan menjadi seorang pemakalah di tingkat nasional yang artinya peserta, maupun pemakalah tidak hanya dari surabaya tetapi bersifat nasional. Tadi saya juga sempat menemukan teman yang berasal dari timor-timor, malang, dan lain sebagainya.

Dan ini sertifikat yang saya dapat.

Kesan yang saya dapat justru menjadi pemakalah itu menguntungkan karena disana kita bisa bertukar pikiran dengan yang lain dan mengetahui perkembangan-perkembangan yang terjadi. Semoga saja, ada kesempatan kedua bagi saya untuk menjadi pemakalah di lain waktu.

4 comments:

Sutaaraito said...

Wow!!! You finally did it, girl. Congratulation!

Nit2x said...

@Sutaaraito : thx for all.... Your spirit make me stronger..

Rental LCD Projector said...

wah ajdi pengen ikutan seminar seperti ini,
cz kl dari pembahsannya pasti yang didapet banyak banget.

Nit2x said...

@Rental LCD Projector : kalau mau, saya bisa memberi infonya kalo ada seminar lagi... :)

Thx sudah berkunjung...

Post a Comment