6.01.2012

Orang Picik

6.01.2012

Dunia kerja menurut saya adakah dunia yang keras. Kita tidak hanya akan bertemu orang yang mempunyai kesungguhan untuk bekerja melainkan lebih banyak orang yang terpaksa bekerja. Hal-hal seperti ini lah yang membuat seseorang menjadi picik.

Di tempat saya bekerja saat ini juga ada beberapa orang yang picik. Beberapa orang yang pernah bekerja sama dengan saya beberapa diantaranya picik. Mereka tidak menyadari kalau dengan kepicikannya itu membuat mereka terlihat BODOH. Meski usia mereka jauh di atas saya, tetapi ternyata kepicikan seseorang itu tidak bisa dilihat dari usia.

Menurut saya, jika seseorang ingin mempunyai pangkat atau gaji yang tinggi, itu harus dari kemampuan yang dimiliki nya. Bukan dengan kekuasaannya mereka berusaha menghalang-halangi seseorang.Merasa terancam karena orang lain lebih mampu, seharusnya dibuktikan dengan kemampuan murni yang dimilikinya tidak dengan menggunakan berbagai cara untuk menghambat kemajuan seseorang itu tetapi seharusnya orang yang bijak akan berusaha untuk mencari pengetahuan lebih. Kepicikan seseorang itu akan membuat perusahaan tidak bisa berkembang. Orang picik tidak bisa dikenali pada saat pertama kali bertemu dengan seseorang, bahkan beberapa kali pun kita bertemu belum tentu kita bisa mengenali.


Karena orang picik itu biasanya MUNAFIK. Yang jadi pertanyaan saya, akankah orang picik itu menang? Bagaimana orang tersebut bisa dihormati kalau dia membuat dirinya sendiri tidak layak untuk dihormati? Apa jadinya negara kita ini kalau dipenuhi oleh orang-orang yang seperti itu?

Percaya atau tidak, kepicikan itu akan menurun ke anak-anaknya.


Siapakah anda? Orang Bijak atau Orang Picik? Cobalah jawab pertanyaan-pertanyaan ini.

Ketika Orang Bijak Ketika Orang Picik
Memegang kunci sebuah gerbang, dia berbangga karena bisa membuka gerbang agar orang lain bisa melaluinya …
Memegang kunci sebuah gerbang, dia berbangga karena bisa menutup gerbang itu agar orang lain tidak bisa lewat …
Memegang uang, dia berbangga karena bisa membaginya kepada yang berhak … Memegang uang, dia berbangga karena bisa menahan hak orang lain agar dia nampak berkuasa …
Memiliki jabatan, dia akan berbangga karena dia bisa bertemu dengan orang-orang yang punya permasalahan untuk menolongnya … Memiliki jabatan, dia akan berbangga karena dia bisa berlagak sibuk dan susah ditemui agar kelihatan penting …
Memiliki ilmu, dia berbangga karena mampu mengajarkannya kepada orang lain … Memiliki ilmu, dia berbangga karena dia bisa merendahkan orang lain …
Menerima kritik, dia menerimanya dan melakukan instrospeksi … Menerima kritik, dia akan marah-marah dan merasa dilecehkan …
Memegang senjata, dia akan membuat masyarakat merasa terlindungi … Memegang senjata, dia akan membuat masyarakat ketakutan …
Menjaga keamanan, dia akan membuat penjahat takut … Menjaga keamanan, dia akan membuat penjahat aman …
Mendapat sebuah prestasi, dia akan tenang dan tidak membangga-banggakan prestasinya … Mendapat sebuah prestasi, dia akan menunjukkannya kemana-mana …
Menerima musibah, dia akan diam dan menyembunyikannya … Menerima musibah, dia berteriak dan mengeluh kemana-mana …
Menjadi pemimpin, dia akan membimbing anak buahnya … Menjadi pemimpin, dia akan menginjak bawahannya …

Termasuk yang manakah anda?

Orang Bijak vs Orang Picik From: http://berbagikisahhidup.blogdetik.com/2011/12/09/orang-bijak-vs-orang-picik/ 
Picture From: http://sms-kasih.blogspot.com/2011/07/sikap-picik-dan-kesempitan-hati.html

1 comments:

Sutaaraito said...

Be wise enough to act among them... Don't follow their step and don't underestimate their power too... Just be aware and pray

Post a Comment